Olla cinggu !

Gimana nih kegiatan Bekerja dan Sekolah dari Rumahnya ? author harap seluruh kegiatan kita lancar-lancar semua dan wabah Corona ini segera berakhir.

Sambil menemani cinggu untuk beraktivitas dirumahAja, author akan ngajak cinggu untuk mengulas salah satu hal yang sudah sangat melekat dengan Korea Selatan. Apa sih itu? Yap, sistem pendidikannya.

Bicara soal sistem pendidikan, tentu kalian setuju kalau Korea Selatan termasuk salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Ya, Negeri Ginseng itu memang termasuk salah satu negara Asia yang berhasil menembus peringkat negara dengan pendidikan terbaik di dunia.

Saking terbaiknya, pendidikan di Korea Selatan mampu menggeser peringkat Finlandia. Padahal, selama ini kita tahu bahwa Finlandia kerap disebut sebagai kiblat sistem pendidikan yang maju.

Dikutip dari artikel 20 Best Education System In The World yang ditulis MBCTimes menyebutkan 5 besar peringkat dengan sistem pendidikan terbaik yaitu Korea Selatan, Jepang, Singapura, Hongkong dan Finlandia. Lalu, bagaimana dengan Indonesia ? didalam artikel ini juga menyebutkan bahwa mereka melakukan penilaian secara berkala pada sistem pendidikan di berbaga negara dan sistem pendidikan di Negara kita memiliki peringkat yang terburuk di dalam daftar mereka.

Kira-kira apa sih yang membuat sistem pendidikan Korea Selatan dapat memiliki ranking yang tinggi dalam penilaian tersebut ?

Kali ini Author akan mengulas beberapa fakta tentang sistem pendidikan di Korea Selatan. Ayo cinggu, kita intip beberapa alasan yang membuat sistem pendidikan Korea Selatan menjadi terbaik. Fokus yah, bisa jadi nanti Author kasih Quiz dadakan.

Source: google pict

  1. Literasi 100%

Sistem pendidikan korea selatan dianggap terbaik karena berhasil mencapai tingkat literasi 100%. Begitu pula dalam tes analisa dan berpikir kritis, Kenapa bisa seperti itu ? Tentu karena beberapa alasan tentunya , di negeri dengan poros KPOP ini juga guru sangat dijunjung tinggi dan dihormati. Saking dihormatinya, guru dianggap ada di posisi tertinggi selayaknya pahlawan dan dipatuhi layaknya orang tua sendiri. Kemudian untuk tunjangan gaji dari guru tersebut sama besarnya dengan tanggungjawab yang harus mereka emban. Bahkan dalam beberapa artikel yang dirilis oleh media menyebutkan bahwa Korea Selatan menggaji pekerja guru mereka dengan upah tertinggi se-Asia bahkan pertahunnya bisa mencapai 1 Milyar rupiah. Waw, kebayang dong tanggungjawabnya sebesar apa cinggu.

  1. Internet 5G, akses wifi tersebar dan anti lemot-lemot club

Tidak perlu diragukan lagi jika Korea Selatan termasuk salah satu negara dengan akses internet yang sangat cepat. Bayangkan, kecepatan internet di Korea Selatan itu hingga 10 Gbps. Artinya, untuk membuka sebuah laman daring yang banyak fitur, di Korea hanya butuh hitungan kurang dari 5 detik.

Dengan kecepatan itu, kamu bisa menggunakan internet untuk berbagai keperluan. Mulai dari belajar, bermain permainan daring, hingga mengunduh berbagai file-file besar secara cepat.

Hampir di setiap sekolah dipasangi oleh akses internet. Hal itu membuat setiap siswa di Korea Selatan memiliki akses belajar secara digital. Mereka bisa mengakses berbagai informasi di dunia dengan sangat cepat bermodalkan jaringan internet yang cepat itu. Luar biasa, bukan?

Eits, perlu diketahui juga nih cinggu. Murid di Korea Selatan juga terbatas loh menggunakan telfon genggam mereka. Seperti kebanyakan seolah di Indonesia yang tidak membolehkan menggunakan HP selama jam pelajaran, di Korea pun juga seperti itu, loh.

  1. Budaya Bimbel

Di Indonesia, ikut bimbingan belajar merupakan pilihan. Tapi, bagi siswa di Korea Selatan, ikut bimbingan belajar merupakan suatu kewajiban. Bahkan hal ini sudah menjadi budaya tersendiri bagi masyarakat disana.

Oleh sebab itu, siswa di Korea Selatan selalu pulang larut malam. Bayangkan, mereka dapat belajar lebih dari 16 jam dalam sehari. Selesai sekolah mereka akan mengikuti bimbingan belajar kembali.

Jam belajar di bimbingan belajar pun variatif. Ada yang cepat dan ada pula yang lama. Untuk harga yang dikelurakan pun gak main-main loh, cinggu. Lalu, kenapa mereka rela untuk mengikuti bimbel yang sudah jelas bayarannya mahal tersebut ?

Faktanya, selain untuk belajar dan mengulas pelajaran agar lebih paham lagi, bimbel juga digunakan sebagai sarana berkomunikasi dan membuat jaringan sosial Murid Korea. Coba kamu bayangkan, kalau semua teman-teman kamu mengikuti acara yang sama dan kamu tidak, pasti akan aneh bukan? maka dari itu selain untuk belajar bimbel di Korea Selatan, juga telah menjadi budaya dari sistem pendidikan itu sendiri.

  1. Penjurusan Minat dan Bakat sejak dini

Kita sering mendengar bukan bahwa sejak kecil idol di Korea sudah berlatih seni? Yap, benar sekali. Walaupun pendidikan sekolah dengan iptek itu penting, Korea Selatan faktanya memiliki cara tersendiri untuk meningkatkan kemampuan pemuda yaitu penjurusan Minat dan Bakat. Beberapa sekolah bahkan sudah menjuruskan siswanya sejak tingkat SMP dengan peminatan seperti Art, Music, Sains dan lain-lain.

Sistem pendidikan bagus juga tentu ditunjang oleh fasilitas yang memadai. Tersedianya fasilitas tersebut menjadi motivasi dan dorongan yang kuat bagi kalangan siswa untuk belajar lebih bersungguh-sungguh menimba ilmu pengetahuan. Seperti halnya, Pemerintah Korea Selatan telah menyediakan akses internet berkecepatan tinggi di setiap sekolah demi kelancaran siswanya dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Oleh karena itu kita tidak heran lagi kalau Korea Selatan maju begitu pesat termasuk dalam dunia pendidikan.

Source: google pict

Author: D.K

I-gen.co.id