Sudah tentu kangen dengan ulasan author, kan. Sudah melanglang buana kita dengan berbagai macam ulasan yang author suguhkan, kali ini author mau ngulas tentang ibu kota negara Korea Selatan lho chinggu. Iya, ibu kota yang kalian tahu bersama itu. Seoul.
Sebagai salah satu kota terbesar di Korea Selatan, Seoul juga merupakan pusat ekonomi dan budaya di Kawasan Asia Timur. Mengunjungi kota ini akan membuat chinggu menemukan percampuran budaya modern dan tradisional yang begitu apik menyatu dengan damai. Lalu, chinggu juga bisa menemukan berbagai kuliner yang sayang untuk dilewatkan.
Kota ini terletak di barat laut negara, di bagian selatan DMZ Korea, di Sungai Han dan telah berusia lebih dari 600 tahun. Kota ini merupakan Kota Khusus di Korea Selatan. Sejak berdirinya Republik Korea—lebih dikenal dengan nama Korea Selatan—pada tahun 1948, Kota ini menjadi ibu kota negara. Lebih dari 10 juta penduduk terdaftar yang hidup dalam area sebesar 605.21 km², Seoul merupakan salah satu kota terpadat di dunia. Kepadatannya telah membuatnya menjadi salah satu kota digital-kabel di dunia.
Sejarahnya, kota ini memiliki beragam nama sesuai dengan eranya. Pada era Baekje, dikenal dengan nama Wirye-seong (위례성; 慰禮城), Hanju (한주; 漢州) pada era Silla, Namgyeong (남경; 南京) pada era Goryeo, Hanseong (한성; 漢城) pada era Baekje dan Joseon, Hanyang (한양; 漢陽), kemudian berubah kembali dan dikenal dengan nama tersebut sampai saat ini.
Kota ini dibagi menjadi 25 gu (구 distrik), yang dibagi lagi kepada 522 dong, yang kemudian dibagi kepada 13.787 tong, dan dibagi lagi kepada 102.796 ban, mungkin kalau dikira bahasanya bisa seperti kecamatan, lurah, kemudia RT dan RW ya chinggu.
Source: freepict.com
