Olla Chinggu-deul fans Korea, adakah yang tau apa harta nasional Nomor 1 di Korea Selatan  ? Yap, jawabannya adalah Namdaemun atau Sungnyemun yang merupakan sebuah pintu gerbang bersejarah yang berlokasi di jantung kota Seoul, ibu kota Korea Selatan. Bangunan ini disebut Sungnyemun yang berarti Gerbang Upacara Agung . Lalu penyebutan Namdaemun secara luas digunakan karena letaknya yang berada di bagian selatan dari gerbang-gerbang yang melindungi Hanyang (nama Seoul pada waktu itu) yang berarti “Gerbang Besar Selatan”.

sungnyemun 1

Gambar : wikipedia-sungnyemun gate

Bangunan ini memiliki sejarah yang berharga bagi rakyat Korea. Sebelum musibah kebakaran tahun 2008, bangunan ini merupakan bangunan kayu tertua di Seoul. Dengan arsitektur dari kayu dan batu dengan atap 2 tingkat, gerbang ini diselesaikan tahun 1398 dan dipergunakan sebagai pintu masuk ke pusat kota. Dan juga untuk penyambutan tamu-tamu negara, serta untuk melindungi kota dari harimau Korea yang sejak lama punah dari Korea Selatan pada zaman modern ini. Konstruksi dimulai pada tahun 1395 selama tahun ke-4 masa pemerintahan Raja Taejo dan diselesaikan tahun 1398. Strukturnya dibangun lagi tahun 1447 dan direnovasi beberapa kali sejak itu. Pada awalnya gerbang ini adalah salah satu dari 3 buah gerbang utama, yang lainnya adalah Dongdaemun (Gerbang Timur), dan Seodaemun (Gerbang Barat) namun kedua gerbang lainnya telah lama hancur.

Gambar : wikipedia-sungnyemun gate, 1904

Pada awal abad ke-20, tembok kota yang mengelilingi kota Seoul dihancurkan oleh pemerintah kolonial Jepang dengan dalih “untuk melancarkan aliran lalu lintas di wilayah tersebut”. Kunjungan putra mahkota dari Kekaisaran Jepang diduga menjadi alasan penghancuran tersebut. Pada saat putra mahkota tersebut melewati gerbang, penyambutan yang dilakukan sangat berlebihan. Gerbang selatan tertutup untuk publik pada tahun 1907 setelah pemerintahan kolonial Jepang membangun jalur tream listrik di dekatnya. Pada masa perang Korea, Namdaemun rusak berat dan diperbaiki secara besar-besaran pada tahun 1961, dengan upacara penyelesaian pada 14 Mei 1963. Kemudian pada tanggal 20 Desember, 1962 gerbang selatan dijadikan sebagai Harta Nasional Korea Selatan nomor 1 .

Gerbang kembali direnovasi pada tahun 2005 dengan menambahkan tanah berumput di sekitarnya untuk memperindahnya sebelum pada tanggal 3 Maret 2006 dibuka kembali untuk publik.Selama masa restorasi, 182 halaman cetak biru dari desain gerbang dibuat untuk mempersiapkan rekonstruksi baru jika terjadi suatu masalah.

sungnyemun 3

Gambar : wikipedia-sungnyemun gate, 2008

Pada 10 Februari, 2008 merupakan saat terburuk yang diingat masyarakat Korea Selatan. Pasalnya api membakar Gerbang selatan dan meluluhlantakkan atap dan struktur kayunya, namun struktur temboknya masih utuh. Api terus berkobar tak terkontrol sehingga sampai tengah malam menghancurkan atapnya walaupun telah dikerahkan 360 pemadam kebakaran yang berusaha memadamkan apinya. Banyak saksi yang melihat ada seseorang yang muncul di dekat Namdaemun sebelum kebakaran terjadi, dan di dekat reruntuhan ditemukan 2 buah pemantik api. lelaki berusia 69 tahun, teridentifikasi atas Chae Jong-gi, ditangkap karena tindakan kriminal yang ia lakukan.

Setelah 5 tahun direnovasi, Akhirnya gerbang ini kembali dibuka pada tanggal 4 Mei 2013 oleh Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye dengan diiringi tradisi Cheondo, parade militer, musik, penari dan upacara doa, dan tampilannya masih bertahan sampai dengan saat ini.

Dikutip dari Wikipedia.com Culture Heritage South Korea